Home > Kesehatan > Virus H1N1

Virus H1N1


H1N1 adalah salah satu subtype dari species Virus Influenza A. H1N1 telah bermutasi menjadi beberapa varian virus termasuk Spanish Flu strain, flu ringan strain, endemic pig strain, dan berbagai strain ditemukan pada unggas.

Umumnya, virus influenza mampu menginfeksi sel secara spesifik. Artinya, virus flu burung hanya mampu menginfeksi burung dan sebaliknya, virus flu manusia hanya bisa menginfeksi manusia. Hal tersebut ditentukan oleh reseptor pada permukaan sel inang masing-masing virus itu. Reseptor virus influenza adalah asam sialat (sialic acid) yang berikatan dengan galaktos.

Tipe-tipe Virus Flu:
Virus influenza adalah kelas virus-virus yang berisi RNA sebagai material hereditasnya. Membelahdiri  dengan memasuki sebuah sel inang dan memakai sel-sel sumber ini untuk memproduksi beratus-ratus salinan RNA virus.
Terdapat 3 type virus Flu:
Type A adalah yang paling biasa menyebabkan semua pandemik besar.
Type B wabah juga bisa menyebabkan pandemik, namun penyakit yang disebabkan umumnya lebih ringan daripada virus tipe A.
Type C umumnya pravelensi kurang dan tidak cukup kat untuk menyebabkan gejala-gejala flu. Virus tipe C ini biasanya diasosiasikan dengan gejala demam biasa.
Virus tipe A juga menginfeksi hewan ternak (babi, kuda, ayam, bebek) dan sebagian burung liar.

Virus Influenza A dan B menyusun satu tipe antigen dan virus C tipe yang lain. Infeksi dari salah satu menimbulkan tidak ada imunitas terhadap 2 yang lain. Bentukan dari virus influenza A, B atau C di dasari dari identifikasi antigen nucleoprotein (NP) dan dari protein internal matrix  (M). Ketiga tipe virus ini di kelompokkan dalam sebuah virus famili bernama Orthomyxoviridae. Virus influenza A selanjutnya dibagi-bagi lagi (di sub-tipe kan) berdasar atas permukaan antigen : hemagglutinin (H) dan neuraminidase (N); sebuah sub-tipe dinamai menurut tempat dan tahun dari isolasinya, misalkan A/Sidney/5/97 (H3N2). Virus-virus influenza tipe  B dan C diklasifikasikan mengikuti kriteria yang sama namun tidak dibagi-bagi lagi menjadi sub-subtipe karena H dan N antigen tidak menunjukkan variasi-variasi secara sangat signifikan pada tipe B dan bahkan sangat kurang pada tipe C. Virus influenza B dan C tidak biasanya menyebabkan komplikasi secara signifikan.

Salah satu varian dari  H1N1 menyebabkan Pandemic Flu Spanyol  (Spanish flu pandemic) yang telah membunuh kurang lebih  50 juta hingga 100 juta orang di seluruh dunia di tahun 1918 dan 1919. Low pathogenic H1N1 strains hingga sekarang masih ada, menyebabkan kira-kira setengah dari infeksi flu di tahun 2006.

Link Terkait :

  1. WHO Peringatkan Flu Babi bisa menyebar ke seluruh dunia
  2. Proses dan Gejala Flu Babi
  3. Level Pandemi Virus (WHO)

sumber : http://www.dkknnk.com/html/Info_Kesehatan/fr_info_kes_main.htm

  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: