Home > Pemilu 2009 > PDIP, Koalisi besar atau Demokrat

PDIP, Koalisi besar atau Demokrat


Kepastian akan berlabuh ke mana koalisi PDIP dalam Pilpres 2009 masih belum jelas. Kans bergerak ke Partai Demokrat cukup tinggi, karena PDIP menganggap koalisi besar sudah masa lalu. Namun, PDIP masih menunggu sinyal Gerindra.

Seperti dikutip dari detikcom, Ketua DPP PDIP yang juga Ketua Badan Pemenangan Pemilu PDIP Tjahjo Kumolo menyatakan saat ini koalisi besar sudah masa lalu. “Saat ini koalisi besar kami anggap masa lalu, sehingga tidak usah dibahas,” kata Tjahjo seusai menggelar rapat dengan Ketua Umum PDIP Megawati di Jalan Teuku Umar, Jakarta Pusat, Minggu (10/5/2009).

Koalisi besar adalah koalisi yang diteken oleh sejumlah parpol, antara lain PDIP, Golkar, Hanura, Gerindra, dan beberapa parpol kecil. Namun, indikasi koalisi besar ini tak bertahan lama sudah mulai terlihat beberapa jam kemudian, setelah Golkar dan Hanura menduetkan JK-Wiranto sebagai capres-cawapres pada malam harinya.

Dengan duet JK-Wiranto, maka PDIP dan Gerindra harus bersikap. Kedua parpol ini mencoba untuk menciptakan duet, namun masih belum mendapat kata sepakat hingga kini. Masalahnya, Gerindra yang perolehan suaranya jauh lebih kecil dibanding PDIP menginginkan Prabowo sebagai capres, sedangkan PDIP diminta mengusung cawapres. Di saat kebuntuan terjadi, PDIP mendapat tawaran dari Demokrat.

Sumber detikcom, Senin (11/5/2009) mengatakan sebenarnya awalnya PDIP mendekati Demokrat hanya untuk menakut-nakuti Gerindra. “Tujuannya hanya untuk membuat gertakan agar Gerindra mau jadi cawapres. Tidak lebih,” kata dia.

Namun, ternyata Gerindra tidak juga berubah. Kini setelah melakukan komunikasi intensif, PDIP melihat koalisi dengan Demokrat, ternyata menguntungkan. “Saat ini, hampir semua petinggi PDIP sudah yakin dengan Demokrat, kecuali Megawati,” ujar dia.

Dilain Pihak, Ketua Dewan Pembina partai Demokrat (SBY), membenarkan adanya komunikasi politik partainya dengan PDIP, namun masih belum ada kesepakatan koalisi dengan partai Oposisi pemerintah tsb. Jika nanti Demokrat dan PDIP dapat melakukan rekonsiliasi dan bersama-sama membangun negeri, hal itu merupakan jalan yang baik, ungkap SBY.

“Kalau PDIP melakukan itu (koalisi) berarti tidak konsisten. Bagaimana PDIP memberi penjelasan kepada konstituen, apa rasionalitasnya,” ujar pengamat politik dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Lili Romli kepada detikcom, Senin (11/5/2009).

Menurut Lili, tidak mungkin kedua partai yang awalnya saling berseberangan tiba-tiba saja lengket. Kritikan-kritikan PDIP terhadap PD masih nyaring tersimpan di benak khalayak. Apa gerangan yang memuat PDIP-PD saling merapat?

Jika koalisi ini terjadi, nyaris kekuatan SBY tak tergoyahkan, secara otomatis pula kesempatan JK-Wiranto semakin menipis.

Baca Juga :
Megawati-Prabowo
JK-Wiranto
Hasil Akhir PEMILU Legilatif 2009
Daftar partai lolos Parliament Threshold

sumber : TvOne, detikcom

  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: