Home > Pemilu 2009 > Kontra Boediono Cawapres

Kontra Boediono Cawapres


Kabar SBY yang akan menggandeng Gubernur BI Boediono sebagai cawapres mendapat reaksi keras dari partai-partai pendukung koalisi. Ancaman pembentukan poros baru pun disampaikan jika SBY tidak merevisi keputusannya itu. Salah satunya dengan mengusung capres alternatif.

Dalam ruangan yang digunakan rapat yang dihadiri oleh perwakilan 4 partai pendukung koalisi, yaitu PAN (Zulkifli Hasan, Farhan Hamid) PKS (Anis Matta dan Mahfudz Siddiq), PPP (Lukman Hakim Saefudin) dan PKB (Imam Nachrowi) ini terpampang hitung-hitungan matematis, jika parpol-parpol ini mengusung capres sendiri, atau juga bergabung dengan duet Jusuf Kalla-Wiranto.

Dalam hitung-hitungan poros alternatif itu tertulis PAN mendapat 42 kursi, PPP 39 kursi, PKS 59 kursi, PKB 26 kursi dan Gerindra 26. Totalnya semuanya 192 kursi atau 34 persen kursi DPR. Hal ini setara dengan dengan 28,5 persen suara nasional.

Berdasarkan informasi dari detikcom, rencananya pendeklarasian pasangan Capres-Cawapres partai Demokrat akan dilangsungkan di Bandung 15 Mei 2009 mendatang. Sejauh ini Boediono sudah diminta SBY untuk melengkapi persyaratan administrasi yang dibutuhkan oleh pasangan capres-cawapres untuk mendaftar ke KPU, yang diungkapkan oleh Wasekjen Gerakan Indonesia Bersatu (GIB) Bambang Purnomo kepada detikcom, Selasa (12/5/2009). Menurut Bambang, persiapan laporan harta kekayaan ke KPK yang menjadi syarat dari pengajuan pasangan capres dan cawapres juga telah dilakukan. Hal ini untuk mengantisipasi mepetnya waktu pendaftaran dan waktu deklarasi.

Dilain pihak, partai Golkar siap menerima muntahan koalisi PD itu. Seperti yang di ungkapkan oleh Wakil Ketua Umum Partai Golkar Agung Laksono kepada wartawan di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (12/5/2009), “Kami gembira jika mereka bergabung, tentu lebih banyak lebih baik,” ucapnya.

Hal ini disampaikan Agung mengomentari Poros Alternatif yang digagas PKS, PAN, PPP. Poros Alternatif sebelumnya mengatakan tidak tertutup kemungkinan mereka bergabung ke JK-Wiranto. Kekuatan gabungan itu, kata Ketua Fraksi PKS Mahfudz Siddiq berjumlah 315 kursi (termasuk PKB) di DPR.

Baca juga :
Pro-Kontra Koalisi PDIP
Hasil Akhir PEMILU Legilatif
PDIP, Koalisi Besar atau Demokrat
Megawati-Parbowo atau Prabowo-Megawati
SBY
Daftar Parpol lolos Parliament Threshold

sumber : detikcom

  1. amri luthan
    14 May 2009 at 7:02 am

    Soalnya Budiono condong kepada liberal yang disponsori IMF, sedangkan Indonesia ingin mengembangkan ekonomi kerakyatan.

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: