Home > Pemilu 2009 > Perang Jenderal pemilu 2009

Perang Jenderal pemilu 2009


Para purnawirawan jenderal ramai-ramai menjadi tim sukses pasangan capres-cawapres. Para mantan jenderal ini akan adu strategi dan tenaga untuk memenangkan jagoan mereka dalam pilpres. Mereka bertugas menjalankan ‘operasi senyap’ untuk meraih kemenangan. Namun operasi senyap yang sering didengungkan ini, tentunya berbeda dengan operasi senyap dalam perang. Jadi intinya tim sukses memberi langkah-langkah pemenangan, tanpa diketahui lawan.

Apa yang menarik dari  sosok para purnawirawan tersebut ?
Di mata para capres dan cawapres, mereka memiliki kemampuan yang kompleks dalam hal operasi intelejen dan penggalangan massa. Selain itu, pengalaman para purnawirawan di bidang hubungan sosial-politik juga dinilai menjadi kontribusi tersendiri sehingga layak untuk diajak bergabung memenangkan pasangan capres-cawapres.

Dalam kampanye selalu ada pendekatan 5 M, yaitu : Muslim, mahasiswa, militer, money dan media. Untuk militer, pendekatannya bukan berarti mengajak militer bergabung. Tetapi lebih menjaga hubungan baik dengan para pejabat militer, maupun para komandan satuan di daerah.

Kubu JK-WIN, membentuk sebuah tim sukses yang dinamakan Tim Garuda, yang diketuai Mantan Aspam KSAU Marsdya Purn Basri Sidehabi, dengan penasehat mantan KSAL Laksamana Purn Bernard Kent Sondakh, Mantan KSAD Jenderal Purn Subagyo HS, Mantan Wakasad Letjen (Purn) Sumarsono. Dan ada juga Jenderal TNI (Purn) Fahrul Rozi, mantan Kapolri Jenderal Pol (Purn) Chaeruddin.

Di Kubu SBY-Boediono ada sejumlah nama, seperti Mantan KSAU Marsekal Purn Djoko Suyanto menjadi wakil ketua tim sukses pemenangan pasangan incumbent ini. Ada juga Mantan KSAU, Marsekal Purn Herman Prayitno dan Mantan Kapolri Jenderal Purn Sutanto.

Sementara di Kubu Megawati-Prabowo, tidak kalah kuat. Ada Mantan Dan Sesko TNI Mayjen Purn Theo Syafei, Mantan Danjen Kopassus Muchdi PR dan Letjen Purn M Jasin.

Jika tidak bersaing secara sehat, persaingan antara para jenderal yang berlainan kubu ini bisa sangat berbahaya. Untuk itu para purnawirawan jenderal, diharapkan tidak menarik anak buahnya yang masih aktif untuk ikut dalam pemenangan pilpres. Karena jika hal ini dilakukan, bisa menimbulkan konflik.

Baca juga :
Mega-Pro berpeluang memenangkan pemilu 2009
Berapa putaran pilpres 2009 ?
Aturan pilpres 2009

sumber : detikcom

  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: