Home > Pemilu 2009 > PENYESATAN KAMPANYE SATU PUTARAN SBY-Boediono

PENYESATAN KAMPANYE SATU PUTARAN SBY-Boediono


Gencarnya kampanye satu putaran yang dilakukan oleh tim sukses SBY-Boediono, dinilai banyak kalangan merupakan salah satu usaha pembodohan publik. Mereka beralasan, dengan pemilu presiden sekali putaran maka akan menghemat biaya sehingga efisiensi dapat tercipta.

Padahal kita semua mengetahui berapa besarnya dana yang telah dikeluarkan untuk kampanye pasangan pilpres tersebut, seharusnya ini bisa menjadi perhatian khusus bagi kubu SBY-Boediono, bukan hanya iklan.

Dalam iklan tersebut juga ditampilkan hasil riset Lembaga Survei Indonesia (LSI), yang menyatakan bahwa pasangan SBY-Boediono berpotensi untuk menang satu putaran. Pasangan ini juga disebut telah didukung oleh koalisi partai yang menguasai mayoritas kursi DPR 2009-2014.

Dan pada iklan tersebut terpampang pula gambar Ketua Umum Gerakan Nasional Setuju Satu Putaran Saja, Denny JA, yang juga merupakan Direktur Lingkar Survei Indonesia (LSI).

Ada apa sebenarnya dengan LSI ini ?
Seperti kita ketahui LSI telah melakukan survei pilpres 2009 dan menyatakan pasangan SBY-Boediono menang dalam satu putaran dengan perolehan suara sekitar 70%, kemudian diikuti oleh pasangan Mega-Pro (18%), dan terakhir JK-WIN(7%).

Hasil survei LSI tersebut masih menjadi kontroversi, karena seperti kita ketahui dalam pemilu legislatif saja Partai Demokrat hanya mendapat dukungan sekitar 21%, itu sudah termasuk dukungan terhadap SBY sendiri, dan sisanya 30% dari partai koalisi pendukungnya.

Banyak isu menyebutkan bahwa LSI dibiayai oleh FOX Indonesia,  yaitu perusahaan konsultan politik milik keluarga Malaranggeng, sebagai pensukses SBY-Boediono. Dan hal ini telah diakui oleh Direktur Riset LSI Kuskrido Ambardi.

Untuk survei ini, setahu saya dibiayai oleh Fox (Indonesia)“, ujarnya.

Di tambah dengan munculnya Iklan dan gambar Direktur Lingkar Survei Indonesia, semakin menguatkan pandangan masyarakat, jika LSI telah ditunggangi oleh kubu SBY-Boediono.

Jika kita amati kembali, pasangan JK-WIN dan Mega-Pro, mulai menunjukan sinarnya dalam pilpres 2009, banyaknya dukungan yang berdatangan pada kedua pasangan ini, jadi tidak bisa dianggap remeh begitu saja, bahkan banyak dari partai koalisi pendukung SBY-Boediono yang mengalihkan dukungannya pada kedua pasangan tersebut, artinya, kepopuleran SBY-Boediono semakin lemah, ditambah dengan munculnya isu Neolib yang diusung oleh pasangan ini.

Iklan Satu putaran mendukung SBY-Boediono adalah bentuk kepanikan dan juga penyesatan terhadap masyarakat. Seolah-oleh pasangan ini mengharuskan masyarakat untuk memilih mereka, dengan dalih penghematan.

Selain itu, Iklan tersebut dianggap sebagai pelecehan terhadap dua kandidat lainnya. Fadli Zon, Sekretaris Umum Tim Nasional Mega-Pro, menilai hal ini sebagai ketakutan pasangan SBY-Boediono jika harus bertarung dua putaran.

Ini wujud dari kepanikan mereka dan menunjukkan arogansi pasangan SBY-Boediono dan tim kampanyenya,” ucapnya

Sedangkan Mantan Ketua RUU Pilpres Ferry Mursyidan Baldan menilai kampanye pilpres satu putaran yang dilakukan oleh Tim Kampanye dan pendukung SBY-Boediono menyesatkan. Sebabnya, konstitusi memberikan jaminan kepada rakyat untuk memilih apakah satu putaran atau 2 putaran dalam memilih calon pemimpinnya.

Sesungguhnya, kita tidak anti satu putaran dalam Pilpres. Tetapi kesan yang ingin dibangun bahwa pilpres satu putaran saja itu yang menyesatkan. Karena sejatinya konstitusi dan UU Pilpres mempersilakan apakah rakyat mau 1 atau 2 Putaran. Yang penting memenuhi syarat perolehan angka kemenangan yang ditentukan,” kata Ferry.

Menurutnya lagi, kampanye pilpres satu putaran mengabaikan semangat dibangunnya UU Pilpres yang terbuka dan demokratis. Setidaknya semangat kemenangan yang berdasarkan kemajemukan sebagai ciri ke Indonesiaan ingin ditanggalkan dengan kampanye pilpres 1 putaran.

Ferry pun menyindir, jika temanya adalah penghematan, sudah berapa banyak biaya iklan yang dikeluarkan untuk pasang iklan pilpres satu putaran. Kenapa tidak dimulai dari dirinya untuk melakukan penghematan.

Referensi : detikcom, TvOne

Baca juga :

  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: