Home > News > Testimoni Antasari Azhar

Testimoni Antasari Azhar


Munculnya testimoni Antasari Azhar tentang penyuapan anggota KPK menjadi perhatian public dan menambah panjang kasus-nya. Selain itu, dengan adanya terstimoni tersebut otomatis akan melibatkan banyak  pihak yang terkait dengan dugaan suap tersebut.

Seperti yang di ungkapkan oleh Sekjen Transparency International Indonesia (TII) Teten Masduki, “Itu harus dituntaskan, kalau tidak akan menimbulkan ketidakpercayaan terhadap pimpinan KPK sekarang. Itu akan sangat berbahaya“.

Testimoni Antasari Azhar dibuat tanggal 16 Mei 2009, sebanyak 4 halaman. Berikut isi testimoni tersebut,

“Perkembangan penyidikan terhadap kasus yang menjadikan saya sebagai tersangka,pasal 340 yo pasal 55 ayat (1) ke-1, dalam proses tanya jawab terkait perkara yang ditangani KPK, terdapat 1 (satu) perkara yang perlu saya jelaskan sbb: Proses penggeledahan kasus Tj.Api2 terhadap tersangka Yusuf Emir Faisal tim dik (penyidik-red) memperoleh dokumen (blanko kosong kop Dephut dengan stempel ring kehutanan se-Indonesia), – menurut hasil gelar perkara.- Disepakati karena dokumen tersebut digeledah di PT MASARO dan belum terlihat kaitannya dengan kasus Yusuf Emir Faisal maka akan dilampirkan saja di BAP Yusuf Emir Faisal, karena masalah tersebut akan dilakukan lid (penyelidikan,red) tersendiri.

Dalam perkembangan sebagai Ketua KPK saya minta laporan kemajuan lid tidak mendapatkan jawaban pasti, karena sedang meneliti SKRT se-Indonesia. Suatu ketika saya mendapat informasi dari seseorang, bahwa demi menjaga nama baik saya, dia ingin menyampaikan info bahwa kasus MASARO telah “diselesaikan” oleh oknum KPK dengan PT MASARO. Mendengar ini saya terkejut dan tidak percaya, selanjutnya pemberi info sanggup memberi kesempatan jika saya ingin mendengar testimoni dari MASARO.

Karena pemilik PT MASARO, Sdr Anggoro berada di Singapura maka saya yang mendatangi untuk mendapat kepastian dengan dibekali alat perekam (tape recorder). Sungguh terkejut,setelah mendengar uraian Sdr Anggoro tersebut.

Karena rincian penyerahan dana ke oknum KPK, Sdr Anggoro tidak dapat menjelaskan (yang bersangkutan menyuruh sdr Toni & Ari),ketika berada di Malang, saya bertemu langsung dengan sdr Ari di Hotel Tugu dengan yang bersangkutan merinci penyerahan dana (tidak terekam) Sdr Ari menjelaskan bahwa penyerahan dilakukan di Jakarta beberapa kali dengan berbeda tempat kepada pimpinan KPK (2 orang) dan staf sesuai dengan keterangan Anggoro Belakangan pemberi info menyampaikan bahwa ada penyerahan tahap-2 kepada salah satu pimpinan. Demikian testimoni saya dan saya siap bersaksi seperti apa yang tulis di dalam testimoni ini.

Sementara itu Ketua Badan Pengurus Masyarakat Transparansi Indonesia (MTI), Hamid Chalid menyatakan bahwa testimoni tersebut adalah salah satu upaya dalam menghancurkan KPK.

Menurut Hamid, sejak awal dipilihnya Antasari sebagai Ketua KPK sudah ada keraguan dari sejumlah pihak. Hal didasari atas rekam jejak karier Antasari sebagi jaksa yang tidak bersih.

Hamid juga menyatakan, mengapa baru sekarang Antasari merilis testimoni itu jelas menimbulkan pertanyaan. Ini mengindikasikan  Antasari tidak ingin hanya dia sendiri yang terjerat masalah hukum.

sumber : bakudara.com, detikcom

Baca juga :

  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: