Archive

Archive for the ‘News Politik’ Category

Daftar Wakil Meteri yang Dilantik

6 January 2010 Leave a comment

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akan melantik lima wakil menteri siang ini, Rabu, 6 Januari 2010. Presiden sekaligus akan melantik sekretaris kabinet pengganti Sudi Silalahi.

Mereka yang akan dilantik menjadi wakil menteri adalah:
1. Wakil Menteri Keuangan Anggito Abimanyu
Anggito sebelumnya adalah Kepala Badan Kebijakan Fiskal Departemen Keuangan

2. Wakil Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin
Sjafrie sebelumnya adalah Sekertaris Jenderal Departemen Pertahanan,

3. Wakil Menteri Pendidikan Fasli Jalal
Fasli sebelumnya adalah Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi

4. Wakil Menteri Kesehatan Fachmi Idris
Fachmi sebelumnya adalah Ketua Ikatan Dokter Indonesia

5. Wakil Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Lukita Dinarsyah Tuwa
Lukita sebelumnya adalah Deputi di Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas)

Dan, Dipo Alam yang akan dilantik sebagai Sekretaris Kabinet merupakan sosok yang lama berkarir di Kantor Menko Perekonomian. Dipo saat ini menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Organisasi Negara-Negara Berkembang (Developing Countries) atau D-8.

Menurut Juru Bicara Kepresidenan Julian Aldrin Pasha, pelantikan Sekretaris Kabinet dan lima Wakil Menteri itu akan digelar sekitar pukul 14.00 di Istana Negara.

Sebelumnya, Presiden SBY sudah melantik lima wakil menteri ‘gelombang pertama’ pada awal November 2009. Mereka yang sudah dilantik pada November 2009:
1. Wakil Menteri Pertanian Bayu Krisnamurti (Deputi Bidang Pertanian dan Kelautan Menko Perekonomian)
2. Wakil Menteri PU Hermanto Dardak
3. Wakil Menteri Perhubungan Bambang Susantono
4. Wakil Menteri Perindustrian Alex Retra Ubun
5. Wakil Menteri Perdagangan Mahendra Siregar

Sumber : VivaNews.com

Daftar Komisi I DPR RI 2009-2014

28 October 2009 Comments off

Komisi I DPR membidangi Pertahanan, Luar negeri, dan Informasi. Seluruh anggota Komisi I DPR RI berjumlah 48 orang, yang terdiri dari 13 orang dari Fraksi Demokrat, 10 orang dari Fraksi Golkar, 8 dari Fraksi PDIP, 5 orang dari Fraksi PKS, 4 orang dari Fraksi PAN, 3 orang dari Fraksi PPP, 2 orang dari PKB, 2 orang dari Gerindra, dan 1 orang Hanura.

Komisi ini pimpin oleh Kemal Azis Stamboel dari Fraksi PKS, sebelumnya dipimpin Tifatul Sembiring dari fraksi yang sama. Untuk posisi wakil ketua, dipegang oleh Agus Gumiwang Kartasasmita dari Fraksi Partai Golkar, Tubagus Hasanuddin dari Fraksi PDIP, dan Hayono Isman dari Fraksi Partai Demokrat.

Berikut daftar anggota Komisi I:

Fraksi Partai Demokrat

  1. EE Mangindaan
  2. Mayjen TNI (purn) Yahya Sacawiria
  3. Max Sopacua
  4. Hayono Isman
  5. Mirwan Amir
  6. Nurhayati Ali Assegaf
  7. Hari Kartana
  8. Edhie Baskoro Yudhoyono
  9. Guntur Sasono
  10. R Adjeng Ratna Suminar
  11. Mayjen TNI (purn) Salim Mengga
  12. Ramadhan Pohan
  13. Krmt Roy Suryo Notodiprojo

Fraksi Partai Golongan Karya

  1. Agus Gumiwang Kartasasmita
  2. Neil Iskandar Daulay
  3. Jeffrie Geovanie
  4. Tantowi Yahya
  5. Fayakhun Andriadi
  6. Ahmed Zaki Iskandar Zulkarnaen
  7. H A Muchamad Ruslan
  8. Enggartiasto Lukita
  9. M Idrus Marham
  10. Yorrys Raweyai

Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan

  1. Tb Hasanuddin
  2. Tjahjo Kumolo
  3. Sidarto Danusubroto
  4. Tri Tamtomo
  5. Dadoes Sumarwanto
  6. Helmy Fauzi
  7. Evita Nursanty
  8. Achmad Basarah

Fraksi Partai Keadilan Sejahtera

  1. Idrus Lutfi
  2. Al Muzzammil Yusuf
  3. Muhammad Hidayat Nurwahid
  4. Luthfi Hasan Ishaaq
  5. Kemal Azis Stamboel

Fraksi Partai Amanat Nasional

  1. Muhammad Najib
  2. Azwar Abubakar
  3. Ismad Ahmad
  4. Dewi Coryati

Fraksi Partai Persatuan Pembangunan

  1. Suryadharma Ali
  2. Lukman Hakim Saifuddin
  3. Achmad dg. Sere

Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa

  1. Lily Chodidjah Wahid
  2. Effendy Choirie

Fraksi Partai Gerindra

  1. Ahmad Muzani
  2. Rachel Maryam Sayidina

Fraksi Partai hanura

  1. Soemientarsih Muntoro

Sumber : OkeZoneNews.com

Baca juga :

SUSUNAN KABINET INDONESIA BERSATU II (KIB II)

22 October 2009 1 comment

Berikut ini adalah susunan Kabinet Indonesia Bersatu II yang disampaikan langsung oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

MENTERI KOORDINATOR
Menko Politik Hukum dan Keamanan Marsekal (Purn) Djoko Suyanto
Menko Perekonomian Hatta Rajasa
Menko Kesra R Agung Laksono
Sekretaris Negara Sudi Silalahi
MENTERI DEPARTEMEN
Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi
Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa
Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro
Menteri Hukum dan HAM Patrialis Akbar
Menteri Keuangan Sri Mulyani
Menteri ESDM Darwin Saleh
Menteri Perindustrian MS Hidayat
Menteri Perdagangan Mari E. Pangestu
Menteri Pertanian Suswono
Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan
Menteri Perhubungan Freddy Numberi
Menteri Kelautan dan Perikanan Fadel Muhammad
Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar
Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto
Menteri Kesehatan Endang Rahayu Setianingsih
Menteri Pendidikan Nasional Mohammad Nuh
Menteri Sosial Salim Segaf Al Jufri
Menteri Agama Suryadharma Ali
Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Jero Wacik
Menteri Komunikasi dan Informasi Tifatul Sembiring
MENTERI NEGARA
Menteri Riset dan Teknologi Suharna Suryapranata
Menteri Koperasi dan UKM Syarifudin Hasan
Menteri Lingkungan Hidup Gusti Muhammad Hatta
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Linda Amalia Sari
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara E.E Mangindaan
Menteri Negara Pembangunan Daerah Tertinggal Ahmad Helmy Faishal Zaini
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Armida Alisjahbana
Menteri BUMN Mustafa Abubakar
Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Alfian Mallarangeng
Menteri Perumahan Rakyat Suharso Manoarfa
PEJABAT SETINGKAT MENTERI
Kepala BIN Jenderal (Purn) Sutanto
Kepala BKPM Gita Wirjawan
Ketua Unit Kerja Presiden Pengawasan Pengedalian Pembangunan Kuntoro Mangkusubroto

Sumber : TvOne

Tommy Calon Ketua Umum Golkar

19 August 2009 Leave a comment

Setelah sekian lama hilang dari peredaran para surat kabar, akhirnya Tommy Soeharto muncul kembali dalam pemberitaan. Kali ini kemunculannya berkaitan dengan pencalonannya sebagai Ketua Umum Golkar.

Kenapa Tommy tiba-tiba tertarik untuk menjabat sebagai Ketua Umum Golkar ?

Seperti yang kita ketahui, Partai Golkar adalah partai yang telah didirikan dan dibesarkan oleh mantan Presiden Soeharto (ayah Tommy), apalagi Tommy pernah menjadi anggota MPR dari FKP (Fraksi Karya Pembangunan ) tahun 1993-1998. Setelah itu ia tidak aktif lagi, tapi Tommy sendiri menyatakan bahwa ia tidak pernah keluar dari Golkar dan masih mempunya kartu anggota.

Seperti yang diungkapkan Tommy, bahwa sebagai kader Golkar ia berhak untuk mencalonkan diri sebagai Ketua Umum Golkar.

Tommy menyatakan dirinya berpeluang menjadi pimpinan Partai Golkar, apalagi selama ini tidak pernah keluar dari Golkar dan sampai saat ini masih menjadi anggota partai ini. Karena itu, sebagai kader, dia berhak mencalonkan diri sebagai ketua umum partai. “Target saya memang harus tinggi, termasuk dalam dunia politik” katanya.

Tommy mengatakan, setelah absen selama 10 tahun dari dunia politik, maka dirinya merasa terpanggil untuk kembali lagi ke Golkar. Golkar merupakan partai yang tepat dan paling cocok dengan panggilan jiwanya.

Selain itu ada juga pemberitaan media masa, bahwa pencalonan Tommy  dalam memperebutkan kursi Ketua Umum Partai Golkar disinyalir untuk mendapatkan patronasi atau perlindungan politik. Hal ini dilakukan guna memuluskan bisnis yang sedang dijalaninya.

Sementara itu peneliti Lembaga Survei Indonesia (LSI) Burhanudin Muhtadi, mengatakan “Majunya Tommy sebenarnya lebih mengganggu Ical ketimbang Surya Paloh. Tommy tak rela Golkar dipegang oleh Ical karena Ical didukung Akbar dan Ginandjar yang dicap keluarga Cendana sebagai Brutus“.

Brutus (Marcus Junius Brutus) adalah tokoh di zaman Romawi Kuno yang hidup pada 85–42 SM yang telah berkhianat kepada pemimpinnya, Julius Caesar. Dia memimpin konspirasi membunuh Caesar.

Untuk menjadi Ketua Umum Golkar ada beberapa syarat yang wajib dipenuhi, yaitu :

  1. Harus kader/anggota Partai
  2. Harus pernah menjadi pengurus Golkar
  3. Harus memiliki prestasi, dedikasi, loyalitas dan tidak tercela

Menurut Burnahudin, pencalonan Tommy terganjal aturan dalam AD/ART Golkar yang mensyaratkan calon Ketum harus pernah menjadi pengurus Golkar. Meski begitu, Tommy memiliki 2 senjata untuk menyingkirkan ganjalan itu, yakni modal keturunan ‘darah biru’ Soeharto dan kekuatan finansial.

Namun jika ganjalan itu tidak berhasil disingkirkan, Burhanudin yakin Tommy akan mengarahkan dukungan ke Surya Paloh. “Tommy akan mengarahkan dukungannya ke Surya karena Surya lebih dekat ke Cendana” ucap Burhanudin.

Pengamat politik UGM Abdul Gafar Karim, mengatakan rencana Tommy Soeharto untuk ikut memperebutkan kursi Ketum Golkar akan mengancam konsolidasi demokrasi di internal tubuh Golkar dan bangsa Indonesia. Golkar pun terancam ditinggal konstituennya.

Meski sebagai warga negara Tommy memiliki hak politik untuk turut mencalonkan diri, namun dari segi semangat politik hal tersebut menunjukkan kemunduran. Sebab selama ini Golkar mengklaim diri sebagai partai yang berhasil mereformasi diri sejak runtuhnya Orde Baru pada tahun 1998.

Di Golkar mekanisme uang masih sangat kuat. Sekarang yang paling punya duit adalah Ical. Pertarungan di Golkar selalu antara mereka yang punya uang, dan untuk Tommy kita tidak tahu persis berapa modal finansial dan politis dia. Kalau dia sanggup menandingi (modal finansial) yang lain, dia akan bisa mengklaim posisi-posisi penting di Golkar” papar Gafar.

Aburizal Bakrie sendiri mengklaim telah didukung oleh 32 DPD I dan 438 DPD II. Hal itu itu dibuktikan dengan adanya tandatangan dari para ketua dan sekretaris masing-masing DPD I maupun DPD II yang diterima Ical.

Jika pernyataan Ical benar maka hanya ada satu DPD I dan 26 DPD II yang belum menyatakan sikapnya.

sumber : detikcom, TvOne