Archive

Archive for the ‘Teroris’ Category

2 DPO mabes Polri tewas di tembak Densus 88, di Ciputat, Tangerang

9 October 2009 2 comments

Densus 88 kembali berhasil menembak mati 2 teroris yang telah menjadi DPO Mabes Polri, yaitu Syaifudin Zuhri & M Syahrir.

Kedua-nya di tembak mati sekitar pukul 11.45 wib oleh Tim Densus 88 (sekitar 25 orang) di sebuah kos-kosan mahasiswa, yang terletak di Jalan Semanggi II Rt 2 Rw 3, Kelurahan Cempaka Putih, Ciputat Timur, Tangerang, milik Haji Jatna,

Sekitar pukul 11.30 wib, Tim Densus 88 dengan berseragam lengkap dan senjata api laras panjang bergerak ke lantai dua, kemudian pukul 11.45 wib mulai terdengar tembakan sekitar 10 kali dan bunyi kaca-kaca yang pecah dari lantai dua kosan tersebut.

Dan sekitar pukul 12.00 WIB datang sebuah ambulans yang membawa kedua jenazah teroris tersebut. Jenazah Syaifudin Zuhri & M Syahrir masing-masing di masukan kedalam kantung berwarna kuning.

Kedua teroris tersebut diduga tewas karena telah melanggar aturan jaringan teroris, ungkap pengamat teroris Mardigu Wowiek Prasantyo.

Keduanya menjadi target sasaran empuk Densus 88 karena telah melakukan pola yang salah. Keduanya juga bergaul dengan masyarakat di mana hal serupa tidak pernah diterapkan pada masa pelarian Noordin M Top.

Mereka salah menerapkan yang namanya save house, karena rumah itu tidak aman, bukan untuk save house. Saya juga heran kenapa mereka ceroboh sekali“, pungkasnya.

Rencananya Polisi akan menggelar jumpa pers pukul 17.00 WIB.

Sumber : TvOne, detikcom

Baca juga :

Kelainan fisik mayat Noordin M Top

30 September 2009 Leave a comment

Tim ahli Universitas Indonesia (UI), Adrianus Meliala, mengkonfirmasikan adanya kelainan fisik pada jasad Noordin M Top. Ikhwal adanya kelainan fisik tersebut ditemukan pertama kali oleh tim forensik Mabes Polri.

Adapun yang menjadi kelainan fisik tersebut adalah bentuk corong di dubur Noordin M Top.

Menurut Mun’im, ahli forensik RSCM, Jakarta Timur, bentuk corong itu merupakan tanda-tanda Noordin M Top sering disodomi.

Dari informasi tersebut mulai muncul pertanyaan, apakah benar jasad tersebut adalah jenazah Noordin M Top ?

Hingga kini, sejumlah kalangan meragukan jenazah pria berewokan yang membujur kaku di RS Polri adalah Noordin M Top. Menurut mereka yang skeptis,  salah satunya adalah pengamat terorisme Dynno Chressbon, ciri-ciri jasad itu tidak seperti yang melekat pada Noordin M Top.

Dan mengenai hasil penemuan kelainan fisik tersebut pihak kepolisian belum bisa memberikan informasi lebih lanjut, seperti yang di ungkapkan oleh Wakadiv Humas Mabes Polri Brigjen Sulistyo Ishak.

sumber : detikcom

Baca juga :

Penyergapan Teroris di Solo, Jawa Tengah

17 September 2009 1 comment

Penyergapan teroris di sebuah rumah di Solo, Jawa Tengah berlangsung sejak pukul 23.00 WIB, Rabu, 16/09/2009 sampai dengan pukul 06.00 WIB, 17/09/2009.

Rumah tersebut diketahui milik Totok warga Sumber, Solo, yang berprofesi sebagai dosen di sebuah perguruan tinggi di Solo, dan beberapa bulan lalu, rumah tersebut dikontrakkan kepada Abib Susilo dan Putri Munawaroh. Meski jarang bergaul, kepada warga Susilo pernah mengaku pernah tinggal di Salatiga dan bekerja sebagai guru. Di Solo, Susilo kemudian bekerja sebagai pemelihara sapi di pesantren Al-Kahfi, Mojosongo, Solo.

Kronologis kejadian

Sekitar pukul pukul 22.00 WIB, terdengar ada orang yang mengetuk pintu rumah itu sebanyak dua kali. Tidak lama setelah itu ada suara tembakan,” kata Tumini tetangga Susilo.

Tidak lama setelah rentetan peristiwa itu, sekitar pukul 22.30 WIB, Tumini beserta warga lainnya diungsikan oleh petugas. Warga kemudian diminta segera meninggalkan rumah dan tinggal sementara di rumah wargalainnya yang jaraknya lebih jauh. Dan sekitar pukul 24.00-01.00 WIB listrik mulai dipadamkan.

Diduga rumah yang sedang di kepung oleh tim Densus 88 adalah kelompok Urwah cs, buron kasus bom JW Marriott Jakarta dan The Ritz-Carlton.

Sebelum terjadinya penggerebek sebuah rumah Abib Susilo dan Putri Munawaroh di Kampung Kepuh Sari, Kelurahan Mojosongo, Jawa Tengah, oleh densus 88, diduga berdasarkan informasi yang di berikan oleh Rohmat Puji Prabowo yang di tangkap oleh polisi di pasar pada waktu siang hari.

Namun belum ada keterangan resmi apakah Rohmat terkait jaringan teroris atau bukan. Rohmat sendiri sehari-harinya berprofesi sebagai pedagang di Pasar Gading, Solo.

Proses baku tembak sempat berhenti pada pukul 03.20 wib, dikarenakan ada 1 anggota polisi yang terluka karena tembakan.

Dan pukul 05.45 wib terjadi ledakan keras yang disertai dengan kepulan asap, dan pada pukul 06.00 mobil Gegana Brimob Polda Jateng masuk ke lokasi.

Pada proses penggerebekan tersebut diberitakan 4 orang tewas, mereka adalah :

  1. Budi Bagus Pranoto alias Urwah
  2. Maruto
  3. Susilo
  4. (diduga) Noordin M Top

Jenazah yang diduga kuat Noordin M Top hancur, kepalanya terlepas dari tubuhnya. Kemungkinan orang yang diduga Noordin itu meledakkan bom bunuh diri saat Densus 88 mengepungnya.

Faktor menguatkan dugaan bahwa jenazah tersebut adalah Noordin, karena diyakini orang tersebut tewas setelah mengaktifkan bom rompi yang dikenakannya. Sebab, selama ini disebut-sebut, ke mana pun pergi, Noordin selalu mengenakan rompi yang di dalamnya terdapat bom yang siap meledak.

Selain itu, dari potongan kepala yang ditemukan, wajahnya juga memang mirip Noordin. Namun, kepastian apakah jenazah yang rusak berat itu adalah Noordin atau bukan, perlu dibuktikan lewat  tes DNA.

sumber : TvOne, Kompas.com, detikcom

Baca juga : Keahlian Noordin M Top

Mohammad Jibril DPO Baru Polisi

26 August 2009 Leave a comment

mohamadjibrilPada tanggal 25/08/2009, polisi telah menetapkan satu buron teroris baru, yaitu Mohammad Jibril alias Ricky Ardhan. Buronan yang terkait kasus ledakan di JW Marriott dan Ritz Carlton itu diduga kuat adalah anak dari Abu Jibril alias Muhammad Iqbal.

Mohammad Jibril memiliki nama alias Ricky Ardhan bin Muhammad Iqbal alias bin Abu Jibril. Ciri-ciri buron kelima teroris ini adalah tinggi badan 165 cm, bentuk kepala bulat, warna mata hitam, bentuk alias tipis, dan bentuk bibir yang juga tipis.

Mohammad Jibril diduga terlibat soal pendanaan dari luar negeri untuk pengeboman JW Marriott.

Mohammad Jibril memiliki dua data tempat tanggal lahir.

  1. Banjarmasin, 3 Desember 1979
  2. Lombok Timur, 28 mei 1989.

Menurut juru bicara Polri, Inspektur Jenderal, Nanan Sukarna, data tanggal lahir itu diperoleh dari keterangan pada passpor dan kependudukan.

Mohammad Jibril sendiri bertempat tinggal terakhir di Jalan M Saidi RT 10/ RW 01 Pesanggrahan, Petukangan Selatan, Jakarta Selatan.

Ayah Mohammad Jibril, Muhamad Iqbal (Abu Jibril) terkejut melihat foto anaknya ditayangkan di televisi. Dia tidak pernah menyangka, putra sulungnya itu bisa ditetapkan sebagai tersangka teroris.

Abu Jibril menceritakan sekitar jam 14.00 WIB, dia menonton televisi tentang pengumuman buronan teroris. “Saya lihat anak saya masuk DPO dan langsung saya panggil anak saya untuk pulang,” kata Abu Jibril di Markas Besar Kepolisian RI, Jakarta, Selasa 25 Agustus 2009.

Menurut Abu Jibril, anaknya pulang dengan naik motor dari tempat kerjanya. “Di tengah jalan dia cerita merasa dikejar orang, kemudian dia naik taksi,” jelasnya. Sekitar 500 meter dari rumah, lanjut Abu Jibril, ada tiga orang berpakaian biasa menculik Mohammad Jibril.

Begitu diculik, anak saya ditekan dengan dengkul, diborgol, kemudian dimasukkan ke Honda CRV silver bernomor ppolisi B 8190 CX, lalu adiknya mengejar sampai Pondok Cabe dan di situ kehilangan jejak” jelasnya.

Sekitar pukul 16.50 WIB, Abu Jibril datang ke Mabes Polri, dan membantah Muhammad Jibril mendanai kegiatan terorisme di Indonesia. Menurutnya, anaknya hanyalah seorang wartawan dan tidak memiliki uang. “Dia tidak punya uang, anak saya sehari-hariya hanya wartawan di arrahmah.com, dia redaktur“, kata Abu Jibril

sumber : TvOne, detikcom

Baca juga :

4 DPO Mabes Polri kasus bom di JW Marriott dan Ritz-Carlton

20 August 2009 2 comments
bagus
Nama : Bagus Budi Pranoto alias Urwah
Tgl. Lahir : 2 November 1978
Tempat Lahir : Desa Mijen, Kecamatan kaliwungu, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah
Suku : Jawa
Gender : Pria
Pendidikan : Madrasah ibtidaiyah di desa Mijen, pondok pesantren di Sewon Kidul, Jepara
Ciri-ciri : Memiliki tahi lalat di bawah bibir sebelah kiri dan memiliki noktah pada pelipis sebelah kiri.

Bagus berasal dari kalangan keluarga miskin. Bapaknya, Isman, mencari nafkah dengan berjualan karung untuk menjemur padi. Sedangkan ibunya, hanya buruh pabrik rokok. Mereka tinggal di sebuah rumah yang cukup sederhana.

Meski berasal dari kalangan keluarga sederhana, Bagus mempunyai kecerdasan di atas rata-rata. Sejak kecil dia sudah pandai membaca Al Quran dengan baik.

Mengenai aktivitas Bagus setelah dia beranjak dewasa, tidak ada yang tahu persis.

Selain itu Bagus juga pernah divonis 3 tahun 6 bulan (17 Mei 2005) karena menyembunyikan Dr Azahari dan Noordin M Top

syahrir
Nama : Mohamad Syahrir alias Aing
TTL : Jakarta, 25 Juli 1968
Suku : Sunda
Gender : Pria
Ciri-ciri : Tinggi badan 165 cm, bentuk kepala bulat, warna mata hitam, bentuk alis tipis, dan bentuk bibir tipis
Kegiatan : Veteran konflik Ambon dan Poso, Aktivis Negara Islam Indonesia (NII) non teritorial

Syahrir memiliki 2 alamat tinggal, alamat pertama di Perumahan Mutiara Garuda Blok C-I No 6 RT 06, RW 16, Kelurahan Kampung Melayu, Kecamatan Teluk Naga, Kabupaten Tangerang. dan sekitar Namun 6 bulan lalu (sekitar awal Februari 2009), syahrir telah pindah. Alamat ke dua di Jl. Giring-giring II/104. Rt. 09/10 Sukmajaya. Depok Jakarta, Barat.

Syahrir sendiri adalah adik kandung dari Syaifudin Zuhri.

Syahrir adalah anak ketiga dari Djaelani Irsyad sedangkan Syaifudin anak kelima. Keduanya juga memiliki hubungan darah dengan Sucihani, istri Ibrohim. Sucihani adalah anak keenam.

Bersama Syaifudin Zuhri, Syahrir merupakan aktivis Negara Islam Indonesia (NII) non teritorial. Mereka bertugas menyelundupkan senjata dari Filipina Selatan.

Selain itu, Syaifudin Zuhri dan Syahrir juga dicurigai oleh pihak kepolisian sebagai orang yang mempersiapkan penyerangan terhadap kediaman Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

saifuddin
Nama : Syaifudin Zuhri bin Djaelani Irsyad alias Ustaz Syaifudin Zuhri alias Udin alias Sole
Suku : Sunda
Gender : Pria
Ciri-ciri : Tinggi badan 165 cm, bentuk kepala bulat, bentuk alis sedang, warna mata, dan bentuk bibir tebal, kantong mata berwarna hitam

Alamat terakhir pria tersebut di Perum Telaga Kahuripan, Parung, Bogor, Jawa Barat.

Syaifudin Zuhri berperan sebagai perekrut pengebom bunuh diri.

Bersama Syahrir alias Aing yang merupakan aktivis Negara Islam Indonesia (NII) non teritorial. Mereka bertugas menyelundupkan senjata dari Filipina Selatan.

Ario Sudarso
Nama : Ario Sudarso alias Suparjo Dwi Anggoro alias Aji alias Dayat alias Mistam Husamudin
TTL : Tegal, 22 Januari 1973,
Kendal, 20 Maret 1973
Suku : Jawa
Gender : Pria
Ciri-ciri : Tinggi badan lebih dari 165 cm, bentuk kepala lonjong, warna mata hitam, bentuk alis tebal, dan bentuk bibir tebal

Aryo memiliki dua identitas KTP, pertama beralamat di Cakung Timur, Kampung Pisangan, Kelurahan Penggilingan. Tempat dan tangal lahir, Tegal, 22 Januari 1973. Satu KTP lain kelahiran Kendal, 22 Maret 1973, dengan alamat Desa Sidokumpul, Kecamatan Patean, Kendal, Jateng.

Bagi masyarakat yang menemukan mereka dapat menghubungi Siaga Bareskrim di nomor telepon 021-7218029 atau di Divisi Humas Mabes Polri 021-7218421, atau kepolisian setempat.

sumber : Kompas.com, detikcom, TvOne

Baca juga :

Keahlian Noordin M Top

14 August 2009 Leave a comment

Kemampuan Noordin M Top dalam melakukan perekrutan dan perencanaan pengeboman, kemungkinan telah terwariskan pada para pendukungnya. Dengan demikian, walaupun Noordin tertangkap/meninggal aksi teror di Indonesia akan terus berjalan dengan kata lain akan bermunculan Noordin-Noordin baru.Artinya pemerintah harus bekerja lebih extra keras untuk menumpas para teroris tersebut.

Menurut Nasir Abas (mantan anggota Jemaah Islamiyah), kemungkinan besar saat ini Noordin tak perlu lagi merekrut sendiri orang-orang yang bersedia mendukung ”proyek” pengebomannya. Perekrutan sudah dilakukan pengikut atau pendukungnya. Dengan disiplin yang kuat dalam menjaga rahasia di antara pengikutnya, ”proyek” itu dapat berlangsung sesuai dengan rencana mereka.

Selain pandai dalam mempengaruhi orang, Noordin M Top juga menguasai teknik perang dan pandai dalam meloloskan diri, namun dia sendiri tidak bisa merakit bom, seperti yang di ungkapkan oleh Nasir Abas.

Siapakah Orang yang bisa di jadikan Pengantin ?

Noordin M Top biasanya selalu mendekati para remaja untuk dijadikan calon pengantin (istilah pelaku bom bunuh diri), hal ini dilakukan karena Orang yang belum berkeluarga itu akan lebih mudah untuk diarahkan, dan tidak ada pertimbangan apapun“, selain itu Orang yang direkrut juga harus memiliki kesamaan dalam pemikiran.

Setelah calon “pengantin” memenuhi syarat, baru kemudian diberikan tausiyah, fatwa, disampaikan manhaj (metode) hidup di dunia ini untuk apa. Baru setelah itu, dimasukkan pemahaman-pemahaman seputar jihad dalam versi Noordin.

Untuk itu perlu dikenali beberapa ciri orang yang sudah rekrut Noordin, yaitu :

  1. Rata-rata anak-anak tidak menggap lagi orang tuanya dan menjauhkan diri dari keluarga
  2. Tidak perlu sholat di belakang orang tuanya, sholat selalu menyendiri
  3. Sulit bersosialisasi dengan lingkungannya, karena mereka sengaja mengisolasi diri sendiri dari masyarakat sekitarnya

Abas mengakui secara lansung memang sulit bagi orang tua untuk mendeteksi secara pribadi, tetapi secara umum tanda-tandanya seperti itu, “Ini bisa jadi bekal orang tua untuk mewaspadainya,” ujarnya. Karena itu, baik bagi para orang tua bila menemukan tanda-tanda keganjilan pada anak-anaknya, sebaiknya dicari tahu dan ditanya.

Bila orang tua menemukan anaknya berprilaku demikian, orang tua harus banyak tanya ke anak, bila sudah ditanya dia gelisah itu kita harus cari tahu, kenapa prilaku anak berubah. Tetapi bila dia bersikap biasa saja, jangan langsung diartikan dia terlibat teroris, mungkin juga ada hal lain,” katanya.

Selain itu, bila ada anggota keluarga kita yang selama satu minggu lebih menghilang tidak ada kabar, sebaiknya dicari tahu keberadaanya, sebab khawatir salah satu dari keluarga kita berhasil di rekrut jaringan Noordin.

Yang lebih menyita perhatian publik adalah bagaimana para teroris ini memperoleh dana untuk menjalankan aksi mereka ?

Dugaan sementara, adanya dana asing dari jaringan teroris internasional yang terus mengalir sehingga Noordin terus bertahan.

Salah satu bukti soal mengalirnya dana asing ini berasal dari pengakuan Gun gun, pelaku teroris yang kini sudah divonis 4 tahun penjara. Adik Hambali ini dinyatakan bersalah telah mengumpulkan dana puluhan ribu dollar AS dari beberapa negara. Menurut Ansyaad, dana tersebut dibawa dari Pakistan ke Thailand, Malaysia, kemudian Indonesia.

Gun Gun juga terbukti telah memberi dan mengumpulkan dana puluhan ribu dolar AS bagi peledakan bom Hotel JW Marriott, September 2003. Uang itu dikirimkan atas perintah Hambali, yang kini ditahan di Guantanamo.

Terkait aliran dana ini, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) sudah menciumnya. Sejak tahun 2004, sedikitnya ada 68 transaksi mencurigakan yang diduga terkait aksi terorisme di Indonesia.

Dari data tersebut, ada sejumlah dana yang mengalir dari luar negeri. Namun ketua PPATK Yunus Husein menegaskan, jumlahnya hanya sedikit. Rekening yang ditelusuri lebih banyak dari dalam negeri dan nominalnya pun tidak banyak.

Hasil analisis juga tidak pernah menemukan rekening atas nama Noordin. Ia menduga, perubahan identitas atau modus meminjam rekening orang lain bisa digunakan oleh Noordin.

Selain dari sumbangan rekening para simpatisannya, Noordin pun mengumpulkan dana lewat aksi-aksi perampokan yang dilakukan oleh para anak buahnya.

sumber : kompas.com, TvOne, detikcom

Baca juga :

Mayat di Temanggung adalah Ibrohim

12 August 2009 1 comment

Terkuak sudah identitas pria misterius yang tewas tertembak pada drama baku tembak di Temanggung, Jawa Tengah, akhir pekan lalu.

Dalam konferensi pers di RS Polri Kramat Jati, Rabu (12/8) Brigjen pol Eddy Suparwoko, Kapusdokkes Mabes Polri  menyatakan mayat tersebut bukan gembong teroris Noordin M Top, tapi Ibrahim alias Ibrohim yang selama ini hilang pascapeledakan di Hotel JW Marriott dan Ritz Charlton.

Dalam kesempatan konferensi pers saat ini, Polri pun menayangkan sejumlah rekaman CCTV yang menggambarkan aktifitas Boim sebelum peledakan. Ia yang melakukan survei ke bagian lobby hotel. Kemudian dia pula yang menurunkan sejumlah bungkusan besar dari sebuah mobil pick up di lahan bongkar muat hotel Marriott.

Berdasarkan keterangan supir, saat ia mau menurunkan barang, ia dilarang oleh Boim. Lalu Boim sendiri yang mengangkat barang tersebut dan meletakkannya di kamar 1808,” kata Kepala Divisi Humas Markas Besar Polri Irjen Pol Nanan Soekarna dalam kesempatan yang sama.

Tanggal 8, Boim survei masuk ke dalam Ritz Carlton bersama Nana –pelaku bom bunuh diri– melalui lift karyawan. Tanggal 16 ia membawa masuk bom dan menyerahkan ke kamar 1808. Jadi bom bukan di bawa oleh Dani waktu check in, tapi dibawa oleh Boim tanggal 16. Tas Dani memang tidak ada bom. Di depan sudah bagus, tapi ternyata di loading dock tidak bisa masuk, ”  kata Nana.

Selain sebagai perencana dan pengatur pengeboman di JW Marriott dan Ritz-Carlton, Ibrohim juga telah disiapkan menjadi pelaku bom bunuh diri atau sering disebut sebagai ‘pengantin.’ Ibrohim alis Boim siap melakukan aksi bom bunuh diri di kediaman SBY di Cikeas, Bogor.

Ditemukan data akurat testimoni yang bersangkutan (Ibrohim) dan keterangan Amir Abdillah bahwa yang bersangkutan siap jadi pengantin sebagai suicide bomber di peledakan berikutnya yang menurut data akan direncanakan ke Cikeas,” kata Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Nanan Soekarna dalam jumpa pers di RS Kramat Jati, Jakarta Timur.

Menurut Nanan, Ibrohim sebelumnya telah melakukan rapat dengan Noordin M Top dan Amir Abdillah beserta Dani dan Nana.

Sampai saat ini Mabes Polri masih memburu 3 hingga 4 orang yang diduga terkait ledakan bom di JW Marriot dan Ritz-Charlton. Sementara 8 tersangka lainnya sudah ditangani, yakni  Amir Abdillah, Ibrohim, Dani(pelaku bom Marriot), Nana (pelaku bom Ritz Charlton), Air Setiawan, Eko, Aris, dan Indra.

Peranan Ibrohim dalam peledakan hotel JW Marriott & Ritz Charlton

Peran Ibrohim dalam kasus bom Marriott dan Ritz-Charlton ternyata luar biasa. Ini sangat berbeda dengan data-data yang selama ini beredar, bahwa dia hanyalah berperan bukan sebagai tokoh utama.

Setelah dilakukan investigasi mendalam, Ibrohim merupakan pelaku utama, perancang, perencana bom Marriott dan Ritz. Dia diketahui masuk Jamaah Islamiyah (JI) sejak 2000 dan disusupkan ke Marriott/Ritz-Charlton sejak 2005.

Ibrohim alias Boim inilah yang menentukan Jumat pagi, 17 Juli 2009. Dia yang mengetahui ada breakfast meeting yang akan dihadiri para bos perusahaan asing. Dia pula yang meminta agar ditambah sasaran bom di Ritz.

Boim dipastikan yang membawa pelaku bom bunuh diri di Ritz, Nana Ikhwan Maulana, ke Marriott melalui pintu masuk karyawan. Setelah itu, mereka menuju ke Erlangga Restaurant sekitar 1 menit untuk melihat lokasi. Setelah itu, dia keluar lagi membawa 3 kardus bunga yang tanggal 16 Juli lalu digunakan membawa bom.

sumber : kompas.com, detikcom

Baca juga :